Lompat ke isi utama

Berita

Strategi Bawaslu di Tengah Non Tahapan untuk Meningkatkan Motivasi Giat Humas

dAD

Wakatobi (02/10/2025) – Dalam rangka meningkatkan kreativitas dan motivasi pengelolaan kehumasan di masa non tahapan, Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong partisipasi aktif jajaran Humas melalui kegiatan diskusi rutin bertajuk “Ngobrol Kamis”.ran Humas melalui kegiatan diskusi rutin bertajuk “Ngobrol Kamis”.

 

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sultra, Bahari, menjelaskan bahwa forum Ngobrol Kamis menjadi salah satu strategi untuk menjaga semangat dan kualitas kerja Humas Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan wajib diikuti oleh Divisi Humas seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara.

“Forum ini menjadi wadah berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas, dan memperkaya wawasan dalam pengelolaan publikasi dan dokumentasi,” ungkap Bahari.

Pada edisi Ngobrol Kamis tanggal 2 Oktober 2025, hadir sebagai narasumber Zulfikar, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bombana, yang membawakan materi berjudul "Strategi Bawaslu di Tengah Kegiatan Non Tahapan terhadap Motivasi Kerja Humas." Kegiatan ini turut diikuti oleh jajaran Bawaslu Wakatobi, termasuk Ketua Bawaslu Wakatobi La Hudia, Koordinator Divisi HPPHM (Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas), serta staf Humas Bawaslu Wakatobi.

Dalam paparannya, Zulfikar mengungkapkan adanya perbedaan yang cukup signifikan dalam pengelolaan kehumasan antara masa tahapan dan non tahapan. Menurutnya, pada masa tahapan, beban dan target kerja kehumasan cukup tinggi karena banyaknya kegiatan yang harus dipublikasikan. Namun, di sisi lain, dukungan anggaran dan atensi publik juga relatif besar.

Sementara itu, pada masa non tahapan, tantangannya berbeda. “Beban kerja humas menurun, namun di saat yang sama anggaran terbatas dan perhatian publik terhadap Bawaslu juga berkurang. Bahkan ada yang bertanya, apakah Bawaslu masih ada?” ujar Zulfikar. Ia menekankan bahwa kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Humas untuk tetap kreatif dan produktif meskipun berada di luar masa tahapan pemilu.

Zulfikar menambahkan, agar kehumasan tetap berjalan optimal di masa non tahapan, penting untuk menerapkan fungsi dasar kehumasan, yakni:

  • Image Maker: Membangun dan menjaga citra positif lembaga,
  • Delivering Information: Menyampaikan informasi kelembagaan secara tepat dan transparan,
  • Creator: Menghasilkan konten-konten kreatif dan menarik.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa strategi kunci yang bisa diterapkan oleh insan Humas Bawaslu, antara lain:

  • Upgrading: Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pengembangan diri,
  • Targeting and Actuating: Menentukan sasaran komunikasi yang tepat dan mengaktifkan kerja-kerja kehumasan secara nyata,
  • Approciating dan Evaluating: Membangun pendekatan yang efektif kepada publik serta melakukan evaluasi berkala terhadap strategi yang dijalankan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan motivasi dan profesionalitas Humas Bawaslu tetap terjaga sepanjang tahun, tidak hanya pada masa tahapan pemilu.

(Humas Bawaslu Wakatobi)